Kamis, 14 Maret 2013

Inilah 10 Ciri-ciri Orang Kecanduan Seks, dan Cara Mengatasi Pergulan Bebas

Problem seks sangat beragam. Gangguan bisa dimulai dari hasrat yang tidak menyala, sakit saat berhubungan intim, hingga gangguan ereksi. Banyak di antara gangguan itu dapat diatasi menggunakan obat dan terapi. Namun, salah satu gangguan seks yang ternyata tergolong sulit dihadapi adalah kecanduan seks!….

Kecanduan seks (sexual addiction) sering dianggap bukan merupakan masalah bagi banyak orang. Padahal, bagi penderita dan pasangan hidupnya, gangguan itu bisa sangat merusak. Tidak hanya merusak kehidupan pribadi penderitanya, tetapi juga lingkungan sosial, keluarga, dan terutama pasangan hidup penderita. Menurut para ahli, kecanduan seksual adalah kegiatan seks yang sesuai ukuran kelaziman tergolong di luar kendali. Pengidap kecanduan seks merasa terdorong untuk mendapatkan dan membenamkan diri dalam kegiatan seksual, meski menyadari semua risiko yang mungkin dihadapi.
Seks bisa menimbulkan kecanduan sebagaimana alkohol dan obat-obat terlarang. Saat berkegiatan seks, tubuh melepaskan senyawa kimia yang membuat tubuh kita menjadi nyaman. Sejumlah orang menjadi kecanduan untuk mengeluarkan senyawa kimia ini dan menjadi terobsesi untuk mendapatkan lagi dan lagi dan lagi, rasa nyaman yang ditimbulkan.
Sebagaimana kecanduan terhadap yang lainnya, tubuh semakin terbiasa dengan terlepasnya senyawa kimia tersebut. Tubuh pecandu butuh jumlah yang semakin banyak, semakin banyak, dan semakin banyak, yang artinya merasa butuh nge-seks terus, tak pernah ada puasnya.
Di antara terpenuhinya kebutuhan seksual dan senyawa kimia yang tinggi, muncullah keterpurukan. Hal ini sering dikenali dengan adanya perasaan malu, menyesal, menderita, memelas, dan gelisah. Pengidap kecanduan bisa merasa terpencil, terisolasi, dan tak berdaya untuk mengubah perilakunya. Nah, seiring dengan terus berputarnya lingkaran tak berujung itu, pengidap kecanduan terus berupaya mendapatkan seks sebagai upaya untuk melarikan diri dari perasaan yang membelenggu.
Menurut perkiraan konservatif, 3 hingga 6 persen dari populasi masyarakat mengidap kecanduan seks dan 20 persen di antaranya adalah wanita. Mereka berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Namun, angka tiga hingga enam persen itu diperkirakan terlalu rendah dari jumlah pengidap sesungguhnya.
Sejak dibukanya internet dengan aneka jasa layanan seksual yang murah tanpa harus membuka identitas diri peminatnya, para ahli hanya bisa tahu bahwa pengidap kecanduan seks itu meningkat tajam tanpa tahu persis jati diri mereka. Dengan terbatasnya layanan pertolongan bagi penderita, para ahli berpendapat jumlah penderita kecanduan seks itu akan terus meningkat.
Ciri-ciri Kecanduan Seks
Lalu, seperti apakah tanda-tanda dari mereka yang menderita kecanduan seks? Dr Patrick Carnes salah seorang terapis profesional masalah seks mengisyaratkan adanya 10 kemungkinan tanda yang perlu diwaspadai:
1.    Merasakan bahwa perilaku seks Anda tidak terkendali.
2.    Sadar bisa muncul akibat yang parah bila Anda terus berlanjut dengan perilaku itu.
3.    Merasa tak sanggup menghentikan perilaku Anda meski sadar akan akibatnya.
4.    Tetap memburu kegiatan seks yang destruktif dan/atau berisiko tinggi itu.
5.    Terus berharap akan menghentikan atau mengendalikan apa yang Anda lakukan dan bertindak aktif untuk membatasi kegiatan berbahaya yang Anda lakukan.
6.    Menggunakan fantasi-fantasi seksual sebagai cara untuk mengatasi perasaan atau situasi sulit.
7.    Butuh nge-seks terus-menerus agar selalu merasa nikmat.
8.    Menderita akibat perasaan yang terus bergejolak di seputar kegiatan seks.
9.    Menghabiskan banyak waktu guna merencanakan, melakukan, atau menyesali dan melakukan lagi kegiatan seksual.
10.    Mengabaikan kegiatan sosial, kegiatan kantoran, dan kegiatan rekreasional yang penting demi seks.
Jika Anda melihat ada salah satu dari tanda-tanda di atas yang terdapat dalam perilaku Anda, langkah terpenting yang dapat dilakukan adalah mengakui bahwa kecanduan seksual adalah suatu problem yang nyata dan tidak bisa hilang begitu saja atau akan hilang dengan sendirinya. Anda harus memilih sikap bertanggung jawab secara pribadi demi pulihnya gangguan yang bisa jadi sedang Anda alami.
Umumnya pengidap gangguan seks memang merasa kesulitan untuk mengubah sendiri perilaku mereka. Namun, setidaknya sedikit demi sedikit Anda harus mampu meminimalisasi perilaku sebagaimana tergambar pada tanda-tanda di atas meski kadang siklus datangnya dorongan untuk mengulangi perbuatan terlalu kuat untuk dilawan. Seorang terapis profesional dapat membantu Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi dan mendorong Anda mengambil langkah untuk berubah menuju ke gaya hidup seksual yang lebih sehat.
Sebaliknya, bila Anda menduga bahwa pasangan hidup Anda adalah penderita kecanduan seks, sudah seharusnya Anda membantu untuk mengubah perilaku tersebut. Sikap mental yang perlu Anda persiapkan untuk diri sendiri adalah, tak seorang pun akan sembuh dari kecanduan kecuali menerima bahwa mereka mengidap suatu gangguan dan ingin berubah. Karena itu, bantulah memperkuat tekad pasangan Anda yang kecanduan agar semakin kuat kemauannya untuk melakukan perubahan.
Memang repot, menyakitkan, dan membingungkan punya pasangan yang kecanduan seks. Kalau di masyarakat Barat, bahkan tersedia bantuan bagi mereka yang memiliki pasangan pecandu seks. Bantuan itu bisa bersifat pribadi maupun dalam bentuk kelompok pendamping (support group).
Bentuk kecanduan dan akibatnya
Kecanduan seks dapat memperlihatkan berbagai bentuk, tetapi umumnya dikenali dari perilaku yang terasa di luar kendali.  Perilaku ini mencakup:
  • Menghabiskan banyak waktu untuk menikmati produk-produk pornografi
  • Masturbasi tak terkendali
  • Ekshibisionisme (mempertontonkan kemaluan pada orang lain)
  • Voyeurisme (memaksa orang lain berhubungan seks)
  • Fetishes (pemujaan berlebihan terhadap seks)
  • Seks berisiko tinggi
  • Pelacuran
  • Telepon seks dan nge-seks lewat internet
  • Perselingkuhan
  • Berhubungan seks dengan pasangan yang baru saat itu dikenal
Menurut Dr Carne, survei mengungkapkan akibat dari perilaku kecanduan seks, antara lain:
  • 70 persen mengalami gangguan yang parah dengan pasangan hidupnya
  • 40 persen kehilangan pasangan hidup
  • 27 persen kehilangan peluang dalam karier
  • 40 persen mengalami kehamilan yang tak diinginkan
  • 72 persen terobsesi ingin bunuh diri
  • 17 persen mencoba bunuh diri
  • 68 persen terkena penyakit menular seksual.
Apakah ada anda diantaranya? waspadalah!….





Cara Mengatasi Pergaulan Bebas


Cara Mengatasi Pergaulan Bebas - Pergaulan Bebas sekarang sudah sangat mengawatirkan karena sudah masuk di tingkat anak SMP, bukan di kota saja, tetapi sudah ke sekolah sekolah di desa. Pengaruh seks bebas dan obat obatan sudah menjalar sampai pelosok desa, hal ini sangat menghawatirkan, bimbingan orang tua sangat penting sekali, pendidikan agama harus ditanamkan sejak mulai dini. Dilihat dari persentase anak smp sekarang sudah 40 % tidak virgin lagi. Untuk anak SMA lebih parah lagi, persentasenya 50-60 % tidak virgin. Pengaruh pergaulan bebas sangat memprihatinkan sekali. Untuk menghindari pergaulan bebas diatas kita perlu memperhatikan hal di bawah ini.

Cara Mengatasi Pergaulan Bebas 300x236 Cara Mengatasi Pergaulan Bebas

1. Perhatikan Cara Bergaul
Punya banyak teman memang bagus, tetapi memilih teman yang tepat itu sangat penting dalam bergaul. Oleh karena itu sebelum anda memutuskan berteman dengan orang cari tahu dulu apakah orang yang akan menjadi teman anda itu akan membawa pengaruh atau dampak baik buat hidup anda kedepannya.
Buat orang tua juga harus selalu memantau perkembangan anaknya terutama dalam hal pergaulan, harus tahu anaknya bergaul dengan siapa, jika memang mengarah kearah yang negatif, sebagai orang tua harus memperingatkan atau menegur anaknya supaya mengerti apa yang dilakukan tersebut salah
2. Gunakan Waktu Kosong Dengan Kegiatan Positif
Waktu kosong kadang membuat anak anak muda dimanfaatkan untuk pergi keluar bersama teman temannya untuk hal yang tidak berguna, seperti minum minuman keras, atau menghabiskan waktu pergi kesana kemari yang tidak ada tujuan yang jelas. Untuk menghindari itu waktu luang sebaiknya digunakan untuk hal yang baik, seperti membantu orang tua, membersihkan rumah, mencuci motor, jika ingin berkumpul dengan teman bisa bermain game di rumah yang masih dalam kendali orang tua. Bila kalian mempunyai bakat terpendam salurkan bakat tersebut untuk mendapatkan hasil yang positif. Contoh, yang suka menggambar ya gunakan waktu luang untuk mengasah ilmu dengan menggambar dengan baik. Bila kita bisa mengatur waktu dengan benar, pergaulan bebas bisa kita hindari. Atau yang hobby otomotif, bisa belajar di bengkel walaupun tidak di gaji tetapi mendapatkan ilmu yang nantinya bisa digunakan untuk diri sendiri dan banyak lagi hal positif yang bisa dilakukan
3. Pacaran Yang Sehat
Pacaran yang salah bisa memicu pergaulan bebas dalam diri kita, sekarang anak smp sudah pintar pacaran. Dan anak seumuran smp dan sma rasa ingin tahunya besar, sehingga bila tidak di kontrol dengan baik, akan salah arah. Pendidikan seks yang masih belum dipahami oleh anak anak muda bisa mengakibatkan hal yang negatif, dengan ingin tahu yang tinggi tadi. Mereka mencoba hal hal negatif sampai akhirnya terjadi hamil, yang seharusnya belum waktunya untuk kearah situ. Untuk itu sebagai orang tua harus memberikan pandangan yang luas kepada anak, bila pergaulan seks bebas bisa berakibat buruk.
Pacaran boleh tetapi harus cukup umur dan sehat. Bila ada gejala yang mencurigakan harus bisa di cegah. Ingat dalam mencegah jangan lakukan dengan cara frontal karena itu akan membuat anak muda semakin tertantang untuk melakukan kesalahan. Gunakan cara halus yang mengena dalam hati. Berikan pandangan kepada anak bila melakukan pergaulan bebas bisa mengakibatkan terjadinya penyakit HIV AIDS yang sampai sekarang belum ada obatnya.
4. Orang Tua Lebih Akrab Dengan Anak
Pergaulan bebas bisa lahir bila orang tua tidak tahu keadaan anaknya, atau orang tua sibuk dengan hal yang lain dari pada mengetahui keadaan anak. Orang tua yang super sibuk sehingga kasih sayang terhadap anak berkurang, itu membuat anak mencari kasih sayang di luar yang bisa mengarah kepada hal yang negatif.
Jika orang tua sudah bisa akrab dengan anak layak seorang sahabat secara tidak langsung anda akan mengetahui kegiatan dan pergaulan anak anda sehari – hari. Karena biasanya jika anak sudah dekat dengan orang tuanya jika anak tersebut ada masalah atau ada hal baru pasti akan di ceritakan kepada orang tuanya. Nah disinilah kesempatan orang tua untuk mengarahkan anak untuk menjadi anak yang baik, karena jika anak anda sudah dirasa mau bersikap tidak benar berilah anak anda masukan – masukan yang positif secara lembut, ini bertujuan agar si anak tidak menolak sugesti atau masukan positif yang anda berikan.
Karena bagaimanapun juga anak yang masih remaja itu keingin tahuannya masih sangat besar, dan semakin dilarang akan semakin berniat mencoba. Jadi beri anak anda masukan secara santai dan tanpa di marahi. Bila orang tua dan anak dekat, permasalahn anak orang tua akan tahu, sehingga bisa mengatasinya dengan benar dan mengarahkan kearah positif
5. Lingkungan
Lingkungan kita adalah faktor sangat penting orang akan terjerumus dalam hal yang negatf. Bila di lingkungan kita banyak orang judi, minum atau pergaulan bebas, kita pasti akan terpengaruh dengan gaya hidup tersebut. Karena teman yang kita punya pasti melakukan hal negatif tersebut. Disini peran orang tua sangat penting sekali, lingkungan yang tidak mendukung berakibat pergaulan bebas sangat besar sekali. Karena biasanya di lingkungan tempat tinggalnyalah si anak akan menemukan sesuatu yang baru. Sebagai orang tua harus bisa menjauhkan anak dari lingkungan yang buruk dan bawa kedalam lingkungan yang positif. Salah satu cara mungkin menempatkan anak kedalam pesantren sehingga bisa menempa ilmu agama dan bila nanti pulang kerumah hal negatif yang terjadi di lingkungan rumah, si anak sudah tahu sehingga bisa mengerti apa yang harus dilakukan. Pendidikan agama sangat penting bila  lingkungan kita tidak mendukung untuk hidup positif
7. Peran Pemerintah
Peran pemerintah harus lebih gencar dalam memberantas pergaulan bebas yang sudah menjalar lebih jauh. Berantas obat obatan terlarang yang semakin mengawatirkan dalam kehidupan remaja. Kalau bisa menghukum seberat beratnya orang yang telah mengedarkan obat obatan terlarang. Selalu memberikan penyuluhan terhadap bahaya seks bebas supaya tidak menyebabkan penyakit HIV AIDS semakin meluas. Hal tersebut dilakukan di sekolah sekolah sebagai program yang wajib sehingga anak sekolah bisa mengerti dampat negatif pergaulan bebas

 Kesimpulan:
Setelah membaca artikel diatas kita tahu bahwa pergaulan bebas itu membuat hidup kita menjadi salah arah dan negatif. Untuk itu mulailah untuk membuat hal positif pada diri sendiri, semua berawal dari diri sendiri kemana hidup kita akan ditentukan. Bila kita berjalan diarah negatif hasilnya akan jelek, dan bila kita berjalan diarah positif pasti akan menghasilkan kehidupan yang membuat kita bahagia. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar